Ringkasan

  • USD beringsut jatuh lebih rendah di awal sesi perdagangan Eropa hari Rabu kemarin, setelah Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan kepada Kongres bahwa ekonomi AS “masih jauh” dari level yang ingin dilihat bank sentral sebelum mengurangi dukungan moneternya, sehingga USD terkoreksi dan mengembalikan reli pelemahan USD dari beberapa kenaikan tajam di sesi sebelumnya setelah lonjakan inflasi AS meningkatkan ekspektasi langkah awal oleh Federal Reserve untuk memperketat kebijakan moneter.
  • Tetapi Powell, di awal kesaksiannya selama dua hari di depan Kongres, mengatakan The Fed teguh pada keyakinannya bahwa kenaikan harga saat ini terkait dengan pembukaan kembali ekonomi dan bersifat sementara. “Powell mempertahankan sikap ‘dovish’ nya, mendorong kembali kekhawatiran pasar bahwa dia akan mengubah sikap dovishnya, atau dia lebih memilih pendekatan yang lebih sabar, setelah rilis data inflasi,” kata Marvin Loh, senior global markets strategist di State Street (NYSE:STT).
  • “Mereka (The Fed) masih berada di jalur ini (dovish) untuk secara perlahan mengurangi pembelian aset bahkan sebelum mereka mulai mempertimbangkan kenaikan suku bunga, jadi pasar beranggapan masih lama untuk The Fed mengubah sikapnya,” katanya.
  •  Melonjaknya kasus virus corona membuat USD stabil di Asia terlihat pada sesi awal hari Kamis ini, “Momentum pertumbuhan, kepercayaan bisnis, dan sentimen investor dapat semakin diragukan pertumbuhan nya jika penguncian dan pembatasan diperpanjang,” kata analis Maybank di Singapura dalam sebuah catatan.
  • “Pasar masih di jalur yang tidak pasti,” kata National Australia Bank (OTC:NABZY) strategist  Rodrigo Catril. “Eksperimen besar, bila pembukaan kembali secara penuh di Inggris  bisa berhasil, kami pikir itu akan menjadi faktor besar dalam hal kepercayaan dan pemulihan ekonomi global yang lebih luas dan berkelanjutan.” Itu dapat menyebabkan dolar lebih lemah karena ekonomi dari Jepang hingga Eropa mengejar rebound kuat di AS, katanya. Inggris berencana untuk mencabut hampir semua pembatasan terkait COVID pada hari Senin, bahkan ketika kasus meningkat. Pergerakan Pound mencerminkan beberapa kegelisahan tentang prospek kegagalan akan rencana pembukaan total tersebut.
  • Terakhir, untuk pergerakan malam nanti masih melihat bagaimana Powell bersaksi di depan senat.

EUR/USD Analysis

Area  1.1837 menjadi sinyal lanjutan penguatan Euro bila tembus dan closing di atas area 1.1874 (MA125) target ke area 1.1899, sebaliknya area 1.1824 (MA15) menjadi sinyal melemahnya Euro tembus dan closing dibawah area 1.1796 target ke area 1.1767. Buy levels : 1.1828-1.1788 Cut loss : 1.1752, Sell levels : 1.1868-1.1897 Cut loss : 1.1931

Strong Support : 1.1825
Strong Resistance : 1.1840

GBP/USD Analysis

Area 1.3853 (MA100&125) menjadi area sinyal lanjutan penguatan Pound, tembus dan closing diatas area 1.3888 target ke area 1.3938, sebaliknya area 1.3824 menjadi sinyal melemahnya Pound tembus dan closing dibawah area 1.3801 target ke area 1.3767. Buy levels : 1.3828-1.3787 Cut loss : 1.3759, Sell levels : 1.3888-1.3919 Cut loss : 1.3947

Strong Support : 1.3838
Strong Resistance : 1.3855

AUD/USD Analysis

Area 0.7474 menjadi area sinyal lanjutan penguatan Aussie, tembus dan closing diatas area 0.7495 target ke area 0.7535, sebaliknya area 0.7450 menjadi sinyal melemahnya Aussie tembus dan closing dibawah area 0.7424 target ke area 0.7380. Buy levels : 0.7434-0.7391 Cut loss : 0.7353, Sell levels : 0.7494-0.7527 Cut loss : 0.7568

Strong Support : 0.7455
Strong Resistance : 0.7494

USD/JPY Analysis

Area 109.77 menjadi area sinyal lanjutan penguatan Yen, tembus dan closing dibawah  area 109.60 (MA100) target ke area 109.31, sebaliknya area 109.99 menjadi sinyal melemahnya Yen tembus dan closing diatas area 110.19 target ke area 110.35 (MA15&25). Buy levels : 109.66-109.29 Cut loss : 109.01, Sell levels : 109.94-110.25 Cut loss: 110.57

Strong Support : 109.60
Strong Resistance : 110.30

USD/CHF Analysis

Area 0.9134 menjadi sinyal penguatan Swiss Franc tembus dan closing dibawah area 0.9114 target ke area 0.9080, sebaliknya area 0.9154 (MA100&125) menjadi sinyal pelemahan Swiss Franc tembus dan closing diatas area 0.9169 (MA15&25) target ke area 0.9191. Buy levels : 0.9136-0.9103 Cut loss : 0.9087, Sell levels : 0.9148-0.9177 Cut loss : 0.9199

Strong Support : 0.9130
Strong Resistance :  0.9169

ianz

Analisa dan informasi lain yang diberikan di sini oleh analisis PT Soegee Futures telah diperoleh dari sumber yang kami yakini dapat diandalkan, tetapi kami tidak dapat menyatakan bahwa sumber tersebut lengkap dan akurat. Kami tidak bertanggung jawab atas penawaran untuk menjual atau permintaan penawaran untuk membeli berdasarkan tarif dan informasi yang terkandung