Ringkasan

  • Euro berusaha untuk rebound pada sesi awal perdagangan hari Kamis kemarin, lalu kembali melemah  ke posisi terendah lebih dari tiga bulan terakhir ini, menyusul kebijakan moneter Bank Sentral Eropa yang tidak berubah dan panduan ke depan diyakini banyak orang akan mempertahankan suku bunga lebih lama.
  • Dalam konferensi pers setelah pernyataan kebijakan, presiden ECB Christine Lagarde dengan cepat mengecilkan ekspektasi akan naiknya suku bunga, “Saya tidak mengatakan itu akan lebih lama atau lebih rendah,” kata Lagarde. “Saya pikir itu pertanda bahwa kami tidak ingin mengencangkan sebelum waktunya.”
  • Dalam pernyataan awal ECB, seperti yang diperkirakan, suku bunga acuannya tetap  0% dan komitmennya untuk membeli € 1,85 triliun hingga Maret 2022 tidak berubah. Bank sentral merevisi pedoman pada suku bunga untuk mencerminkan tinjauan strategi awal bulan ini. Di bawah kerangka baru, tinjauan ECB pada inflasi bila melampaui target 2%. ECB mengatakan penyesuaian pedoman ke depan berarti “menekankan komitmennya untuk mempertahankan sikap kebijakan moneter yang akomodatif secara berkelanjutan untuk mencapai target inflasi.” Karena penyesuaian ini mengikat pedoman ke depan pada suku bunga dalam menekan inflasi, suku bunga tidak akan naik dalam waktu dekat.
  •  “ECB memang membuat pergeseran ke arah yang lebih dovish, lebih menekankan pada kemungkinan inflasi yang melampaui batas dan dengan mengikat pedoman ke depan pada suku bunga agar lebih ‘mendekati’ dengan proyeksi inflasi,” kata ING. “Dengan proyeksi inflasi saat ini sebesar 1,4% YoY untuk tahun 2023 dan panduan ke depan yang baru, suku bunga akan tetap rendah lebih lama lagi.
  • ” Yang lain setuju, memperkirakan bahwa target inflasi bank sentral tidak mungkin terpenuhi dalam jangka pendek. “Dengan panduan ke depan yang direvisi pada suku bunga utama, ECB memberi sinyal bahwa kemungkinan akan mempertahankan kebijakan moneter yang sangat ekspansif untuk waktu yang sangat lama,” kata Commerzbank (DE:CBKG) dalam sebuah catatan.
  • Pembaruan kebijakan ECB diperkirakan akan memperburuk perbedaan antara ECB yang dovish dan Federal Reserve yang kurang dovish, dengan membatasi euro terhadap dolar. “Kami menyarankan untuk menjual EUR/USD sebagai cara untuk memainkan risiko kenaikan USD yang akan datang,” kata Morgan Stanley (NYSE:MS).
  •  “Meningkatnya divergensi bank sentral, kekecewaan inflasi AS yang mendorong imbal hasil riil AS lebih tinggi dan titik impas lebih rendah, dan The Fed bergerak lebih dekat untuk mengurangi laju pembelian asetnya, semuanya meningkatkan prospek penguatan USD dalam beberapa bulan mendatang.”

EUR/USD Analysis

Area  1.1782 (MA15&25) menjadi sinyal lanjutan penguatan Euro bila tembus dan closing di atas area 1.1812 target ke area 1.1839 (MA125), sebaliknya area 1.1750 menjadi sinyal melemahnya Euro tembus dan closing dibawah area 1.1724 target ke area 1.1688. Buy levels : 1.1730-1.1696 Cut loss : 1.1666, Sell levels : 1.1768-1.1799 Cut loss : 1.1827

Strong Support : 1.1755
Strong Resistance : 1.1812

GBP/USD Analysis

Area 1.3788 (MA100) menjadi area sinyal lanjutan penguatan Pound, tembus dan closing diatas area 1.3803 (MA125) target ke area 1.3838, sebaliknya area 1.3725 (MA15&25) menjadi sinyal melemahnya Pound tembus dan closing dibawah area 1.3695 target ke area 1.3666. Buy levels : 1.3699-1.3657 Cut loss : 1.3613, Sell levels : 1.3769-1.3789 Cut loss : 1.3826

Strong Support : 1.3737
Strong Resistance : 1.3772

AUD/USD Analysis

Area 0.7398 menjadi sinyal lanjutan Aussie menguat, bila ada closing diatas area 0.7424 target berikutnya 0.7444, dan area 0.7362 (MA15&25) sinyal Aussie melemah, tembus lalu closing dibawah area 0.7334 target ke area 0.7303. Buy levels : 0.7315-0.7272 Cut loss : 0.7244, Sell levels : 0.7380-0.7417 Cut loss : 0.7444

Strong Support : 0.7347
Strong Resistance : 0.7385

USD/JPY Analysis

Sampai tulisan ini ditulis, Yen berada di area 110.30, mencoba untuk menembus area resistance (110.40), Area 110.08 (MA15&25) menjadi area sinyal lanjutan penguatan Yen, tembus dan closing dibawah  area 109.81 target ke area 109.35, sebaliknya area 110.40 (MA100&125) menjadi sinyal melemahnya Yen tembus dan closing diatas area 110.62 target ke area 110.89. Buy levels : 110.16-109.85 Cut loss : 109.53, Sell levels : 110.70-110.95 Cut loss: 111.21

Strong Support : 110.05
Strong Resistance : 110.40

USD/CHF Analysis

Area 0.9189 (MA15&25) menjadi sinyal penguatan Swiss Franc tembus dan closing dibawah area 0.9170 target ke area 0.9142, sebaliknya area 0.9208 menjadi sinyal pelemahan Swiss Franc tembus dan closing diatas area 0.9222 target ke area 0.9244. Buy levels : 0.9151-0.9127 Cut loss : 0.9101, Sell levels : 0.9172-0.9199 Cut loss : 0.9232

Strong Support : 0.9169
Strong Resistance :  0.9208

ianz

Analisa dan informasi lain yang diberikan di sini oleh analisis PT Soegee Futures telah diperoleh dari sumber yang kami yakini dapat diandalkan, tetapi kami tidak dapat menyatakan bahwa sumber tersebut lengkap dan akurat. Kami tidak bertanggung jawab atas penawaran untuk menjual atau permintaan penawaran untuk membeli berdasarkan tarif dan informasi yang terkandung

Leave a comment




Enter Captcha Here :